Home Private Messages Search
   Toggle Content Cari/Search



   Toggle Content Live Streaming MaduFM

   Toggle Content Menu Utama
 Depan Community Web
 ForumsCentreBlock

   Toggle Content Info User

Selamat Datang Tamu


Keanggotaan:
Terakhir: gotakan
Yang baru hari ini: 0
Yang baru kemarin: 0
Semuanya: 577

Orang yang Online:
Member: 0
Pengunjung: 3
Total: 3
Who Is Where:
 Pengunjung:
01: Forum Diskusi
02: Forum Diskusi
03: Berita

Staff Online:

No staff members are online!

   Toggle Content DONASI
Jika anda menyukai Komunitas Kami ini dan ingin menyumbangkan dana, anda boleh menyumbangkan dana seberapapun kepada kami, kami akan sangat menghargai sumbangan Anda.

Dompet Dakwah Rek. BCA KCU Tulungagung. 0480957865 (a/n. Arifatul ‘umroh).

semoga Allah SWT memberikan balasan yang lebih baik kepada Anda.

   Toggle Content Total Hits Kunjungan
Kami sudah menampilkan
4504366
halaman sejak
2003

   Toggle Content Jadwal Tulungagung

   Toggle Content Random Ayat

 

Forum Diskusi › FORUM UMUM dan KEAGAMAN › Tarekat/Tasawuf › Galakkan maulid dibulan yg penuh berkah

INFO PESANTREN

KELUARGA BESAR SUARA MADUFM NETWORK MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDHUL FITRI 1431 H MOHON MAAF LAHIR BATIN ... .dan ikuti acara kajian kitab kuning di suara radio madufm network .. semoga bermanfaat. amin
.



Galakkan maulid dibulan yg penuh berkah
Pilih halaman 1, 2, 3  Selanjutnya
Kirim topik baru   Kirim balasan   Versi Cetak    Indeks Forum Tarekat/Tasawuf
Pengirim
Message
Topik sebelumnya Topik selanjutnya
aqinuel
Luar Biasa Aktifnya
Luar Biasa Aktifnya


Sejak: Jan 14, 2009
Post: 342
Lokasi: rt 01 rw 02 kedungwilut-bandung-tulungagung-east java-idn.

KirimDikirim: Sun Mar 01, 2009 4:43 am    Judul: Galakkan maulid dibulan yg penuh berkah Balas dengan kutipan

Allah swt brfrman dlm Qs al baqoroh yg artnya:"dan katakanlah jika kalian cinta Kpd Allah maka cintalah pada RasulNYA maka niscya Allah akan mencita kalian".Dan sebagian dr bentuk rasa cinta Kpd Rasul saw.adalh menyelenggarakan MAULID NABAWY terutama dibulan yg penuh berkah ini,Maulid buknlah bid'ah dholalah sprti yg di gembor2kan orang2yg tak berpengetahuan,memang sejarah menctat bhwa orng yg pertama kali mengadakn Maulid adlh malik mudhoffar al irbily sekian mil dari kota mosul,dgn cttn sjrh ini merk mengtkan Maulid bid'ahnya mudhoffar,inilah bukti kurangnya pengetahuan yg mrk miliki,karna Maulid bkn hnya ditemukan pd qurun ke7 tp para Shahabt adlh orang2 yg pertma kali mengadakannya,tidk hnya tiap thun sekali bahkan Shahabat2R.A setiap kali berwangi2an,mencukur rambut,bahkan bershadaqoh selalu meniatkan itu sebagai Peringatan atas kelahiran Nabi rahmatan lil'alamin(Maulid) dngan ijma'nya shabat Nabi saw ini kita dpt mengmbil kesimpulan bahwa Maulid bukan bid'ah.
Lihat profil user Kirim email Yahoo ID
Eni.eni
Aktif Bicara
Aktif Bicara


Sejak: Dec 26, 2007
Post: 25
Lokasi: Jln.Pancoran air, Jakarta

KirimDikirim: Sun Mar 01, 2009 6:20 am    Judul: Re: Galakkan maulid dibulan yg penuh berkah Balas dengan kutipan

Tradisi Fathimiyyah

Sumber-sumber sejarah menceritakan bahwa, di Mesir ada sekelompok pendukung Fathimah putri Nabi, mereka disebut Fathimiyyin, mereka lah pertama kali yang mengadakan peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad. Mereka mengadakan peringatan secara besar-besaran, mereka membagi-bagikan aneka makanan. Di samping memperingati kelahiran Nabi, mereka juga memperingati hari-hari kelahiran keluarga “ahlul bait” Nabi saw.

Inilah kenyataan sejarah yang menjadikan sebagian ulama fiqh menolak mutlak peringatan Nabi, dan memasukkan katagori bid’ah dalam urusan agama yang tidak ada dasar hukumnya. Rasulullah saw tidak pernah memperingati hari kelahirannya sepanjang hidupnya, begitu juga para sahabat dan tabi’in.

وهو القائل صلى الله عليه وسلم: “من أحدث في أمرنا هذا ما ليس منه فهو رد”

“Barangsiapa yang membuat hal baru dalam urusan agama kami yang tidak ada dasar hukumnya, maka ia tertolak.” Artinya tidak termasuk dari ajaran Islam.

Para penentang perayaan maulid juga bersandar para praktek perayaan maulid ketika masa Fathimiyyin yang lebih cenderung berlebihan dalam menyebarkan ajaran syi’ah. Tujuan dari peringatan ini, sebagaimana yang dilihat oleh ahli fiqh sekaligus da’i, Abdul Karim Al Hamdan, adalah penyebaran aqidah syi’ah dengan kedok cinta keluarga Nabi dan disertai dengan praktek-praktek yang tidak diperbolehkan hukum, seperti berlebihan di dalam menghormati pemimpin dengan cara-cara sufiestik yang sudah menjerus pada kultus individu, berdo’a kepada selain Allah, bernadzar kepada selain Allah swt. Inilah bentuk-bentuk peringatan maulid Nabi semenjak kelomopk Fathimiyyin sampai sekarang, baik di Mesir atau di belahan dunia lainnya.
Lihat profil user Kirim email
Eni.eni
Aktif Bicara
Aktif Bicara


Sejak: Dec 26, 2007
Post: 25
Lokasi: Jln.Pancoran air, Jakarta

KirimDikirim: Sun Mar 01, 2009 6:20 am    Judul: Re: Galakkan maulid dibulan yg penuh berkah Balas dengan kutipan

Dalam sudut pandang yang berbeda, Dr. Muhammad ‘Alawi Al Maliki Al Husni, seorang ahli fiqh, memandang bolehnya memperingati maulid Nabi dengan diisi kegiatan yang bertujuan mendengarkan sejarah perjalanan hidup Nabi saw dan memperdengarkan pujian-pujian terhadapnya. Ada kegiatan memberi makan, menyenangkan dan memberi kegembiraan terhadap umat Islam. Meskipun ia menekankan tidak adanya pengkhususan peringatan pada malam hari tertentu, karena itu termasuk katagori bid’ah yang tidak ada dasarnya dalam agama.

Riwayat dari Rasulullah saw, bahwa beliau mengagungkan hari kelahirannya, beliau bersyukur kepada Allah pada hari itu, atas nikmat diciptakan dirinya dimuka bumi dengan membawa misi rahamatan lil’alalmin, mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju cahaya. Ketika Rasulullah saw ditanya tentang sebab beliau berpuasa pada hari Senin dalam setiap pekan, beliau bersabda sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, (ذلك يوم فيه ولدت). “Itu hari, saya dilahirkan.”

Terkait bahwa para sahabat dan tabi’in tidak melaksanakan maulid, Dr Al Husni mengatakan, “Apa yang tidak dikerjakan oleh salafus shaleh generasi awal Islam, tidak otomatis menjadi bid’ah yang tidak boleh dikerjakan. Justru perlu dikembalikan kepada persoalan aslinya, yaitu sesuatu yang membawa mashlahat secara syar’i menjadi wajib hukumnya, sebaliknya sesuatu yang menjerumuskan kepada haram, maka hukumnya haram.”

Menurut padangan Dr. Al Husni, jika memperingati maulid Nabi membawa mashlahat secara syar’i, maka hukumnya dianjurkan, karena di dalamnya ada kegiatan dzikir, sedekah, memuji Rasul, memberi makan fakir-miskin, dan kegiatan lainnya yang diperbolehkan karena membawa manfaat.

Tergantung Kegiatan

Sebagian ulama mengingkari peringatan maulid, karena di dalamnya bercampur dengan bid’ah dan kemungkaran yang terjadi sebelum abad Sembilan Hijriyah, dengan bersandar pada hukum asli, yaitu “Menolak kerusakan lebih di dahulukan dari pada meraih mashalahat.”

Ulama ahli Fiqh dari madzhab Maliki, Tajuddin Al Fakihani juga membolehkan. Sebagian ada yang malah menganjurkan, seperti Imam Jalaluddi As Suyuthi dan Ibnu Hajar Al Asqalani, namun mereka mengingkari praktek-praktek bid’ah. Pendapat mereka ini bersandar pada firman Allah swt, {وذكرهم بأيام الله} “Dan ingatkanlah mereka dengan hari-hari Allah.”

Sejumlah ulama Al Azhar, terutama Syaikh ‘Athiyyah Shaqr rahimahullah, telah berfatwa tentang dibolehkannya memperingati maulid Nabi dengan syarat.

Fatwa itu tertuang sebagai berikut, “Rasulullah saw telah menetapkan bahwa hari di mana beliau dilahirkan memiliki keutamaan dibanding dengan hari-hari lainnya. Setiap mukmin hendaknya bersungguh-sungguh dalam meraih keagungan pahala, mengutamakan amal. Itulah alasan memperingati hari ini. Dan bersyukur kepada Allah swt atas pemberian-Nya yang sangat besar, berupa kelahiran Nabi akhir zaman yang memberi petunjuk kepada kita menuju syari’at-Nya yang membawa kelestarian. Namun dengan syarat tidak membuatkan gambar-gambarnya secara khusus. Bahkan dengan lebih mendekatkan diri kepada Allah swt atas apa yang disyariatkan, mengenalkan manusia keutamaan dan keagungan pribadi Rasul, tidak keluar dari koridor syariat dan berubah menjadi hal yang diharamkan secara hukum, seperti ikhthilat atau campur baur laki-laki dan perempuan, cenderung kepada kegiatan yang tidak ada gunanya dan hura-hura, tidak menghormati baitullah, dan termasuk yang dikatagorikan bid’ah adalah tawasul terhadap kuburan, sesuatu yang tidak sesuai dengan ajaran agama dan bertentangan dengan adab.

Jika yang dominan adalah kegiatan-kegiatan seperti di atas, maka yang diutamakan adalah mencegah kerusakan sebagaimana kaidah ushul. “Mencegah kerusakan lebih didahulukan dari pada meraih maslahat.”

Namun jika hal-hal positif lebih dominan dan manfaat secara syar’i didapatkan, maka tidak ada larangan memperingati maulid Nabi dengan tetap mengantisipasi hal-hal negatif sesuai kemampuan.” Allahu ‘alam
Lihat profil user Kirim email
lisa
Pemula
Pemula


Sejak: Dec 27, 2007
Post: 1
Lokasi: ketanggung,sudimoro,pacitan

KirimDikirim: Sun Mar 01, 2009 6:28 am    Judul: Re: Galakkan maulid dibulan yg penuh berkah Balas dengan kutipan

Peringatan Maulid atau kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai contoh, baru diadakan paling tidak pada abad ketiga hijriyah. Artinya setelah generasi Rasulullah SAW meninggal selama 300-an tahun lamanya barulah perayaan itu muncul pertama kali.

Dalam kitab Ianatutalibin jilid 3 halaman 363 disebutkan bahwa orang yang pertama kali mengadakan perayaan maulid nabi adalah Raja Al-Muzaffar Qutz. Beliau adalah salah seorang penguasa dari bani . . . . Diriwayatkan bahwa untuk menyatukan barisan umat Islam dalam menghadapi tekanan musuhnya, sang raja membutuhkan sebuah momentum untuk menyemangati rakyat. Momentum itu adalah peringatan hari lahir Rasulullah SAW, dimana di dalam momentum itu rakyat dibakar emosi dan ghirah Islamnya dengan dibacakannya sejarah kelahiran Nabi SAW. Nampaknya strategi ini lumayan berhasil, buktinya dalam waktu singkat, sang penguasa berhasil membakar semangat juang rakyat dan berhasil mematahkan pertahanan lawan.

Namun oleh sebagian umat ini, peringatan maulid ini dipertahankan setiap tahun lengkap dengan pembacaan sejarah kelahiran nabi. Meski momentumnya sudah tidak membutuhkan semacam perhelatan ini lagi. Justru disinilah nampaknya letak titik masalahnya, yaitu apakah kita dibenarkan untuk mengadakan peringatan maulid ini setiap tahunnya sehingga seolah-olah menjadi sebuah ritual dan seremoni tersendiri yang sejajar dengan ibadah mahdhah lainnya.

Sebagian ulama mengatakan bahwa hal itu sebaiknya dihindari, karena akan melahirkan kesalah-mengertian pada generasi berikutnya. Dimana bisa saja pada generasi tertentu peringatan maulid ini menjadi sebuah ritus ibadah mahdhah yang baru dan diada-adakan. Padahal Rasulullah SAW tidak pernah memerintahkannya.

Namun ada juga ulama yang melihat dari sisi realitas manfaat dan masih memberikan kelonggaran untuk tetap diadakannya maudlid ini. Asal dengan syarat tertentu dan tidak keluar dari garis-garis syariat Islam.

Sedangkan buat para aktifis dakwah, sebaiknya kebijakan untuk mengadakan atau terlibat dalam acara peringatan maulid ini dimusyawarahkan dan dibicarakan secara hati-hati dan melibatkan banyak pihak. Terutama para pakar syariah, juru dakwah dan juga tokoh masyarakat. Semua sisi harus ditimbang manfaat dan madharatnya sesuai dengan kondisi masyarakat. Syuro ini menjadi penting karena di dalamnya bisa terlihat kemungkinan mana yang paling baik. Dan juga menyatukan visi gerakan dakwah dalam satu langkah bersama agar tidak terjadi pembicaraan yang tidak produktif bahkan saling curiga dan saling kritik.

Satu hal yang paling penting untuk dicatat bahwa kondisi dakwah di setiap tempat pasti berbeda. Karena tiap tempat punya latar belakang mazhab, tokoh agama, opini dan budaya yang berbeda. Sehingga untuk membuat kebijakan yang bersifat sentralistik dan menasional nampaknya bukan hal yang bijaksana. Yang baik adalah bahwa tiap aktifits dakwah di masing-masing wilayahnya adalah orang yang paling paham dengan karakteristik masyarakatnya. Biarlah mereka bermusyarah untuk menentukan sikap terhapap ritual-ritual itu.
Lihat profil user Kirim email
ahmadfauzi
Kecanduan Forum
Kecanduan Forum


Sejak: Sep 23, 2008
Post: 45
Lokasi: Jln. raya bakung blitar timur pondok mantenan blitar

KirimDikirim: Sun Mar 01, 2009 6:36 am    Judul: Re: Galakkan maulid dibulan yg penuh berkah Balas dengan kutipan

dalam bab maulid Nabi. saya sudah meneliti bab Maulid Nabi khususnya di kalangan Madzhab Syafi’i sendiri memang terdapat keputusan dari madzhab Syafi’i yang membolehkan peringatan maulid Nabi yang telah difatwakan oleh imam As-Suyuti dalam “Al-Hawi”.
saya juga sempat meneliti fatwa dari Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz dalam “At-Tadzir” yang melarang peringatan tersebut.
setelah saya kaji dan saya melacak dalil-dalil ternyata saya temukan dalil hadis dari Nabi sendiri, Atsar khulafa’ yang empat dan fatwa dari imam Asy-Syafi’i r.a. dalil-dalil tersebut sudah dikumpulkan oleh imam Nawawi Al-Bantani (Jawi-Indonesia) dalam kitabnya “madarijus Su’ud” hal 16.
yang saya ketahui dari kalangan Ulama’ Syafi’i dan Ulama lainnya dalam masalah bid’ah syari’ah yang dimaksudkan adalah ketidak adanya dalil (dalil disini meliputi Nash, Atsar dan pendapat yang mu’tabar). jadi artinya jika terdapat dalil tersebut tidak dinamakan bid’ah Syari’ah akan tetapi bid’ah lughah.
silakan dikaji pendapat imam Yahya bin Syarif, Ibnu Hajar, As-Suyuti, Ibnu Rajab, Izzuddin.
kesemuanya pada dasarnya menolak bid’ah, akan tetapi yang dimaksudkan bid’ah setiap amalan yang tidak berdasar pada dalil.
sebab penjelasan hadis bid’ah syari’ah itu ditunjukkan oleh hadis Aisyah (H.R. Imam Bukhari) yang ditunjukkan lebih khusus oleh hadis Aisyah (H.R. imam Muslim) “man ‘amila………….” yang nota benenya hanya menunjukkan amalan yang tertolak (bukan sesat atau kafir).
adapun hadis riwayat imam turmudzi yang menjadi penguat bahwa setiap bid’ah itu sesat, hadis itu ditolak oleh imam Asy-Syafi’i sendiri (lihat Tahdib Al-Kamal) dan kesemuanya Ulama mengetahui hal itu bahwa hadis tersebut lemah (Dzaib: Katsir).
jadi ringkasnya jika dikatakan peringatan maulid tidak ada dasarnya hal ini adalah kesalahan yang besar. adapun fatwa Abdullah bin Baz tersebut pada dasarnya beliau hanya berdalih bahwa perayaan itu tidak pernah dilakukan Nabi, hal ini justru beliau memaknai bid’ah Syari’ah dengan bid’ah lughah, sungguh mengherankan.
bukankan dasar Syarak itu dalil, bukan pada waktu itu belum dilakukan atau tidaknya. dan yang jelas peringatan maulid itu hanya menunjukkan keutamaan, bukan wajib atau haram. jika dihukumi haram tolong tunjukkan dalilnya, sebab masalah agama itu tidak dapat diputuskan dengan akal. ingatlah Nabi pernah mengharamkan sesuatu pada umatnya tetapi Allah menegurnya, sebab beliau disuruh memutuskan dengan wahyu. dan yang sudah menjadi kelaziman adalah Al-Qur’an dijelaskan oleh Hadis. hadis dijelaskan oleh Atsar. Atsar dijelaskan oleh para imam Mujtahid dan seterusnya.
ingatlah golongan kwarij disesatkan oleh para Sahabat, sebab mereka membunuh para sahabat Nabi dan orang muslim. sikap permusuhan inilah yang dalam pandangan syarak sesat, sebab setiap muslim yang bermusuhan kesemuanya adalah masuk neraka sebab tidak mendapat ampunan. oleh sebab itu jika mereka dikatakan ahli bid’ah yang sesat yang diancam oleh Nabi dimasukkan Naraka adalah sangat logis, sebab menyebarkan permusuhan dengan dalih Al-Qur’an. mereka mengagunggkan Al-Qur’an dan setiap muslim yang tidak sepakat, maka wajib dibunuh. hal inilah pada dasarnya letak kesesatannya.
barang siapa mengkafirkan saudara muslim, berarti dia kafir. barang siapa menghukumi Ahli bid’ah dengan hukuman bunuh, berarti dia telah membuat bid’ah dalam agama, sebab tidak ada dalilnya. hati-hatilah anda menilai bid’ah jika belum memahaminya dengan benar, sebab semua ulama’ itu mengingkari bid’ah.
sucikan hati dari prasangka buruk pada saudara kita, jika masih mengharapkan ampunan dari Allah.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

_________________
saya alumni pondokpesantren ma'dinululum.campurdarat dan juga alumni yaman
Lihat profil user Kirim email Kunjungi situs pengirim Yahoo ID
nizya
Luar Biasa Aktifnya
Luar Biasa Aktifnya


Sejak: Mar 20, 2008
Post: 153

KirimDikirim: Sun Mar 01, 2009 7:20 am    Judul: Re: Galakkan maulid dibulan yg penuh berkah Balas dengan kutipan

jum at malam kmrn jam 08 00 di madu fm kajian ttg ini jg kok Abdullah bin Baz mengharamkan maulid dgn alasan isi dr perasayaan mulid itu yaitu yg dikatakanya dengan meminum minuman keras dan perbuatan dosa laenya ...
jd akhirnya di sebutkan bahwa abdulloh bin baz ga prnh mengahadiri perayaan maulid nabi jd ga tau isi dr perayaan maulid nabi ... klo masi ada yg ngeyel suru buka kitabnya suru mempelajari sendiri... kebanyakan mereka yg menggembar gemborkan itu bid'ah ,ga prnh mempelajari kitabnya jd ya itu akibatnya ikut ikut doang membid'ahkan...

_________________
*****
Lihat profil user Kirim email Yahoo ID
aqinuel
Luar Biasa Aktifnya
Luar Biasa Aktifnya


Sejak: Jan 14, 2009
Post: 342
Lokasi: rt 01 rw 02 kedungwilut-bandung-tulungagung-east java-idn.

KirimDikirim: Sun Mar 01, 2009 7:22 am    Judul: Re: Galakkan maulid dibulan yg penuh berkah Balas dengan kutipan

Saudara2 seiman saya mengatakn hukum asal maulid.Jadi jangan mengait2kan dgn ritual2 yg dikerjakan orang2 bodoh yg tak tau halal haram dn memasukkan dlm acra maulid,sprti main gitar,gambuz dll.Karna ini MELENCENG Dari JAUH,bukan hanya maulid dzikirpun kalo sambil gitaran ya Munkar!!.
Saudara2 seiman memang Maulid bnyk sjrh menctt kemunculan pertamanya pada kurun ke3/7 hijriyah.Tp itu hanya min haits idhharnya saja,adapun Maulid sendr bnyk Sahbt2Nabi menyelenggarknny trmasuk Syydna Abu bkr r.a.
Adpun hadits dsr maulid sprti yg dikutb ibnu hajar alhaytmy adalh,hdits yg mengishkan orng2 yahudi ketika puasa dihari 'asyuro'Rasul brtnya;knp mereka puasa?mrk jwb;ini hari Nabi kmi Musa as.Nabi bersabda;kami orang2muslim lbh berhak atas Musa drpd kalian"lalu Nabi memerinthkn Sahbt2Nya untk berpuasa.
Hadits ini sharih skli bhwa Nabi saw jg memperingati hr nya Nabi Musa as.
Lants dr mana Maulid itu bid'ah??

_________________
Kuangen pd Ibu,bpk,saudara2i,pengen sungkem minta maaf, setelah it matipun rela.........
(Homesick mode on)
Lihat profil user Kirim email Yahoo ID
nizya
Luar Biasa Aktifnya
Luar Biasa Aktifnya


Sejak: Mar 20, 2008
Post: 153

KirimDikirim: Sun Mar 01, 2009 7:58 am    Judul: Re: Galakkan maulid dibulan yg penuh berkah Balas dengan kutipan

yah dr kata abdulloh bin bazz itu .... jadinya skrg banyak yg ikut ikutan,tp tenang aja aqi cmn sedikit yg terpengaruh... soalnya di tempat saya pasti diperingati kok ... baek di sekolah ga tk ga sd ga smp ga mts dan seterusnya... terutama masjid dan mushola... pdhl di tempatku kebanyakan jg islam ktp doaang tp alhamdulillah mereka masih bs mikir maulidan itu ga ada jeleknya sama sekali jd mereka ga gubris klo ada yg bilang itu bid'ah (krn mereka ga tau bid'ah itu apa ) hehehe intinya ditempat saya orgnay ga pelit pelit (dlm hal sodaqoh atopun silaturohmi)jd rajin klo ada acara acara yg bermanfaat gitu...
_________________
*****
Lihat profil user Kirim email Yahoo ID
aqinuel
Luar Biasa Aktifnya
Luar Biasa Aktifnya


Sejak: Jan 14, 2009
Post: 342
Lokasi: rt 01 rw 02 kedungwilut-bandung-tulungagung-east java-idn.

KirimDikirim: Sun Mar 01, 2009 10:49 am    Judul: Re: Galakkan maulid dibulan yg penuh berkah Balas dengan kutipan

Iya ya siapa yg beramal pasti dpt syafaat pokoknya cinte mati ma Rasulullah saw,cintrong abis.....We are in Loving YOU only oh... The Mesanger saw.
_________________
Kuangen pd Ibu,bpk,saudara2i,pengen sungkem minta maaf, setelah it matipun rela.........
(Homesick mode on)
Lihat profil user Kirim email Yahoo ID
nizya
Luar Biasa Aktifnya
Luar Biasa Aktifnya


Sejak: Mar 20, 2008
Post: 153

KirimDikirim: Sun Mar 01, 2009 11:14 am    Judul: Re: Galakkan maulid dibulan yg penuh berkah Balas dengan kutipan

ya iya asal yg srius jgn cuman omdo aja kaya cowo yg lagi gombalin cewe gt heheh
_________________
*****
Lihat profil user Kirim email Yahoo ID
Vina
User Aktif
User Aktif


Sejak: Dec 26, 2007
Post: 14
Lokasi: Srengat kec.Srengat Kab. Blitar jawa Timur

KirimDikirim: Mon Mar 02, 2009 1:22 am    Judul: Re: Galakkan maulid dibulan yg penuh berkah Balas dengan kutipan

Kembali kepada hukum merayakannya apakah termasuk bid’ah atau bukan, memang secara umum para ulama salaf menganggap perbuatan ini termasuk bid’ah. Karena tidak pernah diperintahkan oleh Rasulullah SAW dan tidak pernah dicontohkan oleh para shahabat dan salafussalih. Berangkat dari dasar ini, sebagian umat Islam dan ormas pun tidak menjadikan peringatan maulid sebagai tradisi kegiatan.

Namun realitas di dunia Islam, ternyata fenomena tradisi maulid Nabi itu tidak hanya ada di Indonesia, tapi merata di hampir semua belahan dunia Islam. Kalangan awam diantar mereka barangkali tidah tahu asal-usul kegiatan ini. Tapi mereka yang sedikit mengerti hukum agama berargumen bahwa perkara ini tidak termasuk bid`ah yang sesat karena tidak terkait dengan ibadah mahdhah / ritual peribadatan dalam syariat. Buktinya, bentuk isi acaranya bisa bervariasi tanpa ada aturan yang baku. Semangatnya justru pada momentum untuk menyatukan semangat dan gairah ke-Islaman.

Diantara mereka ada yang berujjah dengan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari. Hadits itu menerangkan bahwa pada setiap hari senin, Abu Lahab diringankan siksanya di neraka dibandingkan dengan hari-hari lainnya. Hal itu dikarenakan bahwa saat Rasulullah SAW lahir, dia sangat gembira menyambut kelahirannya sampai-sampai dia merasa perlu membebaskan budaknya yang bernama Tsuwaibatuh Al-Aslamiyah. Kegembiraan orang tidak beriman ini atas kelahiran Rasulullah SAW sudah cukup mendapatkan ganjaran berupa keringanan siksa di neraka. Apalagi orang Islam yang bergembira dengan kelahiran Nabinya.

Namun rasanya hujjah ini tidak terlalu kuat, karena tidak mengandung ajaran atau tuntunan dengan perayan maulid itu sendiri. Selain itu, Rasulullah SAW belum lagi menjadi seorang Nabi yang membawa risalah. Padahal yang termasuk dalam tasyri’ adalah perbuatan, perkataan dan taqrir Rasulullah SAW saat menjadi Nabi.
Lihat profil user Kirim email
hendra
Pemula
Pemula


Sejak: Dec 26, 2007
Post: 7
Lokasi: bandung,tulungagung,jatim,indonesia

KirimDikirim: Mon Mar 02, 2009 1:30 am    Judul: Re: Galakkan maulid dibulan yg penuh berkah Balas dengan kutipan

coba anda pikirkan konteks moral bangsa ini dan umat islam saat ini yang jelas dan realitanya dan janganlah anda selalu membicarakan masalah - masalah spele yang mana tatanan umat islam indonesia ini sudah kondusif. masih banyak yang harus dipikirkan umat islam saat ini, tuh diskotik, lagu2 iblis (rock ngawur),remaja islam yg nggan prgi k masjid, tetangga /teman / kerabat yang enggan menjalankan hal-hal yang wajib dalam agama.itulah yang harus antum pikirkan bukan megungkit permasalahan yang sudah lama. masalah bid’ah ini sudahpun terdenganr di tahun 70′an dan sekarang mulai lagi dibangkitkan, yang saya khawatirkan apabila kita dari umat islam indonesia dibagi menjadi dua firqah yakni team like say bid’ah and team always mengajak kebajikan disegala aspek = sunni vs syi’ah (semoga allah melindungi kita dari perpecahan)
Lihat profil user Kirim email Yahoo ID
Eni.eni
Aktif Bicara
Aktif Bicara


Sejak: Dec 26, 2007
Post: 25
Lokasi: Jln.Pancoran air, Jakarta

KirimDikirim: Mon Mar 02, 2009 1:36 am    Judul: Re: Galakkan maulid dibulan yg penuh berkah Balas dengan kutipan

masalah bid’ah ini sudahpun terdenganr di tahun 70′an dan sekarang mulai lagi

Oleh: islam itu luas no sempit pada March 1st, 2007
pukul 1:03 am

=========================

Dan janganlah kamu mengatakan sesuatu yang kamu tidak memiliki ilmu tentangnya.

Siapa bilang bid`ah sudah terdengar sejak tahun 70′an, bahkan bid`ah petama kali itu timbul ketika sahabat Abdulloh bin Mas`ud masih hidup, yaitu ketika ada sekelompok orang yang berkumpul bersama kemudian berdzikir bersama dengan dipimpin oleh seseorang. Maka ambillah pelajaran wahai orang-orang yang memiliki akal !
Lihat profil user Kirim email
hendra
Pemula
Pemula


Sejak: Dec 26, 2007
Post: 7
Lokasi: bandung,tulungagung,jatim,indonesia

KirimDikirim: Mon Mar 02, 2009 1:46 am    Judul: Re: Galakkan maulid dibulan yg penuh berkah Balas dengan kutipan

Kenapa kita berfikir terlalu sempit, kalau memang dengan adanya peringatan maulid nabi kita bisa mendapatkan banyak manfaat ,kenapa harus diributin. Perlu diketahui bahwa dengan adanya peringatan maulid nabi oleh sebagian saudara kita merupakan bentuk kecintaan mereka thdp nabi, jadi kita tidak boleh menyalahkan , itu hak mereka.Kalau toh bagi sebagian kelompok memnbid’ahkannya itu karena mereka tidak mengerti .Mengenai acara maulid nabi yang mana trdpt rangkaian acara sprt khotbah / ceramah ,itu semua dalam rangka da’wah .dan perlu diingat bahwa da’wah itu dianjurkan oleh islam
Lihat profil user Kirim email Yahoo ID
Eni.eni
Aktif Bicara
Aktif Bicara


Sejak: Dec 26, 2007
Post: 25
Lokasi: Jln.Pancoran air, Jakarta

KirimDikirim: Mon Mar 02, 2009 1:49 am    Judul: Re: Galakkan maulid dibulan yg penuh berkah Balas dengan kutipan

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
tentang Peringatan Maulid, saya cuma mau mengajak semua untuk merenungkan beberapa hal :
1. Kalau antum semua sudah tahu/faham bahwa nabi dan tiga generasi sesudahnya tidak pernah melakukan hal-hal tersebut (Maulid) kenapa antum harus bercape-cape untuk melakukannya apakah antum mengira dengan merayakan hal tersebut antum lebih utama dari nabi dan sahabatnya
2. Ingatlah bahwa merayakan Maulid nabi itu berarti secara tidak langsung, diakui atau tidak berarti antum telah melakukan tasyabuh (menyerupai) dengan umat Nasroni dimana mereka senantiasa merayakan hari kelahiran Isa al Masih (Natal). coba antum baca hadits yang dikeluarkan imam Bukhori yang artinya kurang lebih demikian “Janganlah kamu berlebih-lebihan terhadapku sebagaimana umat Nasrani berlebih-lebihan terhadap Isa al Masih
Sekian tanggapan dari ana mudah-mudahan bisa menjadi bahan renungan dan semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk-Nya kepada kita semua. Amin
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Lihat profil user Kirim email
Tampilan pesan sebelumnya:   
Kirim topik baru   Kirim balasan   Versi Cetak    Indeks Forum Tarekat/Tasawuf Zona waktu menurut GMT + 7 Jam
Pilih halaman 1, 2, 3  Selanjutnya
Halaman 1 dari 3


Navigasi:  
Anda tidak dapat mengirim topik
Anda tidak dapat menjawab topik
Anda tidak dapat mengubah pesan Anda
Anda tidak dapat menghapus pesan Anda
Anda tidak dapat mengikuti polling
You cannot attach files in this forum
You cannot download files in this forum

INFO TERBARU

Ikuti kajian tiap hari mulai jam 16.00 wib dan pengisi buka puasa dan sahur selama Romadhon hanya di radio madufm , dan untuk hari jum'at jam 20.00 wib dialog bareng masalah assunah dan bi'ah . diskusi interaktif ###"Insya ALLAH Tiap hari senin malam selasa jam 22.00 WIB akan diadakan acara OBROLAN SANTRI yang isinya tanya jawab seputaran agama unutk umum bisa di Konfresi dengan vois
Bagi anda yang ingin mendapatkan file /modul hasil obrolan santri bisa menghubungi crew radio madufm yaman

MADU FM 107,70 MHZ: JARINGAN RADIO KOMUNITAS PESANTREN JAWA TIMUR tel 0355 533333 email madufm_1077@yahoo.co.id
Powered by Officialwebhosting DotNet
Interactive software released under GNU GPL, Code Credits, Privacy Policy