Assalamu'alaikum Wr wbr....Selamat datang di Radio Streaming Madu FM
I. LATAR BELAKANG
Di tengah era globalisasi yang semua serba teknologi dan Informasi yang begitu bebas dengan bermunculan media baik radio,TV, Cetak dan Elektrik terbukti kini tumbuh bak jamur di musim hujan. Bahkan di Kabupaten Tulungagung sendiri terdapat puluhan stasiun rakom, yang keberadaannya hampir merata di setiap kecamatan. Semua itu tidak bisa dilepaskan dari berkembangnya iklim demokrasi yang memberikan ruang cukup besar kepada masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan informasi secara terbuka. Rakom yang juga sering disebut radio sosial, radio pesantren atau radio alternatif merupakan sebuah media penyiaran yang berasal dari komunitas, dikelola, diinisiatifkan, didirikan dan diperuntukkan bagi sebuah komunitas. Rakom bersifat independen dan tidak komersil (tidak mencari laba atau keuntungan), daya pancarnya rendah, luas jangkauan dan wilayahnya terbatas. Diakui atau tidak, rakom saat ini telah menjadi salah satu media yang cukup efektif bagi komunitas tertentu untuk mengembangkan ide atau gagasan, informasi serta visi dan misinya, yang secara spesifik mempunyai fungsi mendidik dan memajukan masyarakat. Terbitnya Undang-undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 51 Tahun 2005 tentang Penyelenggaraan Penyiaran Lembaga Penyiaran Komunitas, memberikan peluang cukup besar terhadap rakom untuk mewujudkan tujuan tersebut. Berkembangnya rakom diharapkan mampu membina moralitas warga dengan layanan penyiaran yang mengedepankan budaya dan moral. Tak kalah pentingnya, rakom bisa dimanfaatkan sebagai media dakwah Islam, yakni menyebarluaskan dan mengembangkan ajaran serta nilai-nilai Islam, khususnya kepada komunitasnya. Salah satunya dapat dilakukan lewat institusi pendidikan, Pesantren baik formal maupun non formal. Dakwah Islam ini penting sebagai upaya meningkatkan kualitas keagamaan secara komperehensif dan integral, di tengah krisis moralitas yang hingga kini masih tetap berlangsung. Namun disisi lain dengan di adanya era globalisasi dan kebebasan di perlukan sikap juga dari Pondok Pesantren MA'DINUL'ULUM dalam menangkis dampak negatifnya dengan mendirikan radio Komunitas Pesantren Ma'dinul'ulum ( MADUFM )
RADIO MADU 107.70 MHz Sebagai media siar & Dakwah yang bertempat di Lingkungan ( Komplek ) Pon.Pes dan dibawah naungan YPI Pondok Pesantren “ MA’DINUL ‘ULUM “ dengan Akte Notaris Masjkur ,SH No 7 Tgl 4 Juni 1991 Yang didirikan Hadratus Syeh KH.Ahmad Bajuri mulai Tahun 1968 di Campurdarat dgn santri + 6500 santri baik yang asli masyarakat campurdarat maupun yang mukim berasal dari ( Sumatra, Jakarta, Riau, Bojonegoro, Surabaya, Sragen,Semarang, Cilacap, Irian Jaya, dll) yang menyajikan acara Informasi , Hiburan dan Dialog – dialog interaktif yang didominasi unsur Dakwah. Sebagai Media Siar untuk Dakwah .<br><br>
ASPEK PENDIRIAN
A.LATAR BELAKANG
1. Madufm adalah kepanjangan dari Ma’dinul’ulum yang mempunyai arti samudranya Ilmu, yang di harapakan bahwa radio komunitas MADU akan selalu Positif pada setiap tujuan, langkah, serta realisasi dalam upaya membantu membangun bangsa, bisa mengakomodir semua saran, pendapat , kreasi dan motifasi agar semu bisa berkarya dan berpartisipasi. Selektif dalam berbagai program siar baik On Air maupun Off air agar setiap program bisa benar tepat sasaran. Radio Komunitas MADUFM di bangun dan berdiri bersumber dari Swadaya Masyarakat, Alumni, dan tenaga pesantren makanya radio komunitas MADUFm bersal dari warga, di kelola oleh warga dan unutk warga radio komunitas MADUFM berada. Radio Madufm di bawah naungan Perkumpulan Penyiaran dan Pemberdayaan Komunitas MA“DINUL’ULUM dengan Akte Notaris Masjkur, SH No 8 tanggal 8 Juli 2008
2. Madufm adalah suatu station Radio yang dioperasikan di suatu lingkungan atau wilayah tertentu, yang di peruntukkan khusus bagi warga setempat, yang berisikan acara dengan ciri utama Informasi daerah setempat ( Local Content), diolah dan di kelola oleh warga setempat dengan kata lain Radio Komunitas “MADUFM“ adalah Radio dari warga oleh warga dan untuk warga.
3. Lingkungan atau wilayah yang di maksud bisa didasarkan atas faktor geografis ( bisa dalam katagori teritorial, desa, wilayah dan Kepulauan), tetapi bisa juga kumpulan dari masyarakat tertentu tetapi dengan tujuan yang sama dan karenanya tidak perlu dengan persyaratan harus tinggal di suatu wilayah geografis tertentu. Jadi jelas radio komunitas MADUFM di peruntukkan khusu unutk komunitas yang ada di daerah Kecamatan Campurdarat, Pakel, Boyolangu, Bandung, Besuki dan sekitarnya.
b. Maksud Pendirian
Maksud Pendirian Radio Komunitas ini adalah : Menjadi Wahana Informasi bebas dan Bertangungjawab yang dapat meningkatkan martabat kehidupan masyarakat.
c. Tujuan Pendirian
1. Membuka kesempatan bagi masyarakat lokal untuk menyalurkan diri secara sosial, kultural , politik dan speritual
2. Menciptakan Masyarakat lokal supaya lebih interaktif dan mandiri dalam mengendalikan diri dalam sumbedaya lokal.
3. Menjadi katalisator pembangunan sosial , Politik, moral, budaya, dan agama agar dapat menjaga keseimbangan antar angota masyarakat.
4. Sesuai dengan pasal 21 undang undang penyiaran No 32 Tahun 2002 uaitu untuk mendidik dan memajukan masyarakat dalam mencapai kesejahteraan dan memajukan masyarakat program acara yang meliputi budaya, pendidikan dan informasi yang menggambarkanidentitas Bangsa.
5. Dengan bersifat Independen serta dapat memberikan informasi pendidikan , hiburan dalam upaya membentuk intelektualalitas, watak, moral,kemajuan, kekuatan bangsa.Mennjaga Persatuan dan Kesatuan serta mengamalkan nilai nilai Agama dan budaya Indonesia
6. Mencerminkan Keadilan dan Demokrasi dengan menyeimbangkan antara hak dan kewajiban bermasyarakat dan bernegara serta memberdayakan masyarakat dan bernegara , sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
7. Menampung aspirasi masyarakat yang berkualitas, bermartabat mampu menyerap dan merefleksi asirasi masyarakat yang beraneka ragam , untuk menciptakan daya tangkal terhadap pengaruh buruk dari nilai budaya asing.
8. Menciptakan dan membentuk jaringan informasi dan slaturohmi sehinga terwujud suatu hubungan kemasyarakatan yang harmonis , dinamis , kolusif dan kondusif.
d. VISI
komunitas terdepan dalam pemberdayaan komunitas pesantren dan menjadi media ukhuwah antara alumni, pesantren dan masyarakat.
e.MISI
1.Menyuarakan kehidupan keagamaan dan Budaya LokalMenjadi radio
2.Sebagai media komunikasi dan informasi di lingkungan komunitas Pondok 3.Pesantren Syalafiyah MA'DINUL'ULUM Campurdarat Tulungagung dan Alumni
alumni.
4.Sebagai media dakwah Pesantren dan pendidikan masyarakat;
5.Mewujudkan komunitas warga yang komunikatif melalui program siaran yang
menghibur dan edukatif;
6.Meningkatkan kualitas hidup komunitas dalam aspek sosial, budaya, pendidikan
dan keagamaan.
<br><br>
III. TUJUAN
<br><br>
1.Sesuai pasal 21 undang undang penyiaran No. 32 tahun 2002 yaitu untuk mendidik dan memajukan masyarakat dalam mencapai kesejahteraan dengan melaksanakan program acara yang meliputi budaya, pendidikan dan informasi yang menggambarkan identitas Bangsa<br><br>
2.Dengan bersifat independen serta dapat memberikan informasi pendidikan, Dakwah, hiburan dalam upaya membentuk intelektualitas, watak, moral, kemajuan, kekuatan bangsa,. <br><br>
3.Menjaga persatuan dan kesatuan serta mengamalkan nilai – nilai Agama dan budaya Indonesia.<br><br>
4.Mencerminkan Keadilan dan demokrasi dengan menyeimbangkan antara hak dan kewajiban bermasyarakat dan bernegara serta memberdayakan masyarakat untuk melakukan kontrol social pada segala aspek kehidupan bermayarakat dan bernegara, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.<br><br>
5.Menampung aspirasi masyarakat yanmg berkualitas, bermartabat, mampu menyerap dan mereflksikan aspirasi masyarakat yang beraneka ragam, untuk menciptakan daya tangkal terhadap pengaruh buruk dari nilai budaya asing.<br><br>
6.Menciptakan dan membentuk jaringan informasi dan silaturahmi sehingga terwujud suatu hubungan kemasyarakatan yang harmohis, dinamis, kolusif dan kondusif
<br><br>
IV.Sumber biaya Radio Komunitas Pesantren MA'DINUL'ULUM ( MADUFM)
a.Radio MADU GROUP memperoleh sumber pembiayaan dari sumbangan, hibah, sponsor, dan sumber lain yang sah dan tidak mengikat, sesuai yang tercantum dalam undang –undang penyiaran No. 32 tahun 2002.<br><br>
V.Landasan Hukum Oprasional Radio Komunitas Pesantren MADU GROUP
1.Undang–undang Dasar 1945.<br><br>
2.UU Nomor 32 tahun 2002 tentang penyiaran<br><br>
3.Keputusan Menteri perhubungan Nomor : KM 15 tahun 2003 tentang Rencana induk (Master Plan) Frekuensi Radio penyelengraan Telekomunikasi khusus untuk keperluan Radio Siaran FM.<br><br>
4.Badan hukum MA'DINUL'ULUM dengan Akte Notaris Masjkur ,SH No 7 Tgl 4 Juni 1991 Di Tulungagung tel.( 0355 ) 7704600<br><br>
5.Risalah kesepakatan dalam pembentukan DPK Radio MA"DINUL"ULUM ( MADU FM GROUP )yang dihadiri perwakilan dari seluruh element masyarakat yang ada di kec. Campurdarat, alumni Pondok Pesantren, Pengurus Pondok Pesantren dan disetuju<br><br>[align=justify]II. ASPEK BADAN USAHA
Radio komunitas Madu menos fm dalam perjalanan pendiriannya , kami bersama sama dengan angota komunitas madufm yang bernaung dalam perkumpulan dan penyiaran serta pemberdayaan komunitas ma’dinul’ulum campurdarat Tulungagung jawa timur melakukan peninjauan terlebih dahulu terhadap beberapa aspek, baik aspek lingkungan, komunitas, sumberdaya alam, Donatur, alumni.
Dari beberapa survey dan peninjauan tersebut kami bersama sama dengan pondok pesantren ma’dinu’ulum, alumni , tokoh masyarakat, serta para Donatur mengadakan pendekatan –pendekatan dengan beberapa elamen sehingga mendapat simpati juga oleh masyarakat, alumni, dan beberapa donatur,dengan harapan dengan adanya media ini nanti bisa sebagai media pemersatu dan media unutk menjalin ukhuwah antara alumni, masyarakat, dan beberapa segmen komunitas dengan pondok pesantren ma’dinul’ulum terbukti dengan pengumpulan tanda tangan dan KTP dari 260 orang lebih .
Dalam kelanjutan proses pendirian Radio ini kami mengevaluasi dan merekrut beberapa tenaga kerja untuk duduk di pengurusan dengan cara menempel pengumuman di pondok, warung dan balai desa. Dalam evaluasi nanti yang kami butuhkan adalah tenaga yang memang betul sesuai dengan keahliannya , tingkat pengalaman di bidangnya serta minat dan tangung jawab yang dimiliki.Dari hasil evaluasi dan perekrutan yang kami peroleh, kami memperoleh 15 orang yang bekerja di radio MADU MENOS .
Tentang kemitraan dengan badan lain(media cetak atau media elektronik),untuk saat ini kami belum melakukan pendekaan lebih lanjut, tetapi kemitraan dengan badan lain akan kami agendakan dalam 1 tahun ini, dalam rangka pengembangan dari pada Radio MADU MENOS FM. Untuk sementara kami melakkan pendekatan dengan lembaga Pendidikan ( Madrasah Ma’dinul’ulum ), lembaga agama ( Pondok pesantren se Tulungagung, Trenggalek ), Gerakan Pemuda Ansor, Lembaga Sosial ( Termasuk dinas Sosial ) serta Pengusaha mengingat Radio Madu menos FM merupakan Komunitas Geografis ( Petani, Pelajar, Alumni, Peternak, Pengusaha, Pondok pesantren), pendekatan ini kami lakukan dengan harapan bisa meningkatkan mutu dan peningkatan dari pada kelangsungan, dan mutu siaran Radio MADU MENOS FM yang mempuyai tujuan memberikan informasi dan mensejahterakan komunitasnya. Sampai saat ini kami sudah berhasil melakukan pendekaatn dengan lembaga pendidikan ( madrasah ma’dinululum), lembaga agama ( pondok pesantren ma’dinul’ulum dlam bentuk konseleing dan pembinaan agama,Gerakan Pemuda Ansor, Dinas kesehatan ( mengenai progam sosialisasi kegiatan.
Adapaun kerja sama dengan lembaga-lembaga tersebut bersifat kemitraan tidak mengikat . Setiap Lembaga atau pribadi yang menjadi mita kami mempunya jadwal siaran tertentu baik sebagai nara sumber maupun lembaga tersebut mengisi acara tersebut.
Jika di lihat dari kepemilihan Perusahaan berdasarkan perundang –undangan penyiaran tahun 2002 bentuk badan yang menaungi Rlembaga Penyiaran Komunitas adalah Perhimpunan atau perkumpulan maka dalam kepemilikan perusahaan adalah berstatus milik bersama yang diatur berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga dari perhimpunan dan perkumpulan tersebut.
Sumber biaya radio Komunitas
Radio Komunitas “MADUFM” memperoleh sumber pembiayaan dari sumbangan, hibah, sponsor, dan sumber lain yang sah dan tidak mengikat, sesuai yang tercantum dalam undang –undang penyiaran No. 32 tahun 2002.
Untuk permodalan dari pada perkumpulan dan perhimpunan dan pemberdayaan komunitas MA”DINUL’ULUM ini kami memulai dari para pendiri yang mempunyai keinginan untuk mendirikan Media radio komunitas sebagai sarana pemersatu dan pemberian informasi para alumni –alumni pondok pesantren Ma’dinul’ulum,media informasi ponodk pesantren Tulungagung dan trenggalek, masyarakat campurdarat dan sekitarnya,kususnya santri –santri ma’dinul’ulum campurdarat.
Permodalan tersebut didapat dari pada pengumpulan dana dari para pendiri, Alumni pengusaha sekitar pondok pesantren yang akhir nya terkumpul 50 juta (perincian bisa dilihat di tabel B. Permodalan). Setelah pendanaan terkumpul kami melakukan survay keberadaan peralataa yang di butuhkan unutk penyiaran, kemudian diadakan rapat untuk proses pembelian perangkat penyairan .Untuk pemancar nya di buat olah teknisi dan pengurus radio komunitas MADU MENOS FM sendiri.
III ASPEK PROGRAM
a. Segmentasi Target pendengar
Radio Komunitas Pesantren “ MADU “ FM yang terletak didalam komplek Pondok Pesantren “MA’DINUL’ULUM” Campurdarat yang mayoritas masyarakatnya beragama islam dan berwiraswasta di kerajinan Marmer,pertanian, perdaganan maka untuk bisa bermanfaat khusunya komunitas nya maka acara siar yang disajikan harus sesuai dengan lingkup komunitas sehingga selain ada kajian –kajian keagamaan, dialog-dialog interaktif juga dibutuhkan hiburan-hiburan musik.
Dalam tahun pertama target pendengar kami adalah para santri – santri, Alumi –alumni dan masyarakat sekitar nya.
Rata-rata Audience per Periode Waktu
Angka terakhir yang diperoleh adalah rata-rata 7.000 pendengar dalam SEMINGGU dan rata-rata 1.200 pendengar dalam SEHARI.
Frekuensi Interaktifitas Audience
40% ( 80 pendengar aktif ) melalui telepon dengan rata-rata 40-70 penelepon setiap program acara, 5% melalui e-mail dan 40% melalui SMS , 15 % Via Yaho masangger
Komposisi Audience berdasarkan Konsumerisme
Karena segmentasi audience yang luas, maka tak diragukan lagi sifat konsumerisme pada audience kami, beragam pula. Sehingga dapat menunjang kelangsungan dari pada radio MADU MENOS FM
Komposisi Audience berdasarkan Status
• Audience kami 60% berumur di atas 20 tahun. Audience dengan jenjang pendidikan SMU ke atas menominasi ( terutama para santri sendiri, dan alumni).
• Sebagai stasiun siaran Radio dengan segmentasi audience yang luas (multisegmen) sudah dipastikan kami memiliki pangsa pasar yang beragam pula, sehingga lebih fleksibel dan lebih membuka peluang kepada semua kelangsungan dari pada radio madu menoas FM.
• Audience yang beragam tersebut mulai dari yang berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga, Pelajar, Wirausahawan, Pegawai Negeri dan Swasta, sampai para Ulama dan Santri.
b). Proyeksi pertumbuhan pendengar dalam waktu 5 (lima) tahun ke depan,
Radio MADU MENOS FM yang merupakan radio komunitas dari warga dan untuk warga serta notabennya para pendengar komunitas yang paling dominan sehingga dengan adanya radio ini kedepannya masyarakat akan lebih tahu betapa pentingnya media komunitas sehingga bisa membuka pemikiran pendengar dan berdampak pada peningkatan peran serta pendengar 5 tahun kedepan.
Pada tahun 1999 s/d 2006 dalam pelaksanaan penyiaran radio komunitas MADU MENOS FM dalam 1 hari rata rata estimasi pendengar 200 s/d 300 pendengar sehingga rata rata dalam 1 bulan 250 pendengar.
Pada Tahun 2007 dengan peningkatan program siar dan mutu penyiaran serta pengoptimalan peranan alumni dan anggota komunitas dalam 1 hari rata rata estimasi pendengar 400 s/d 600 pendengar sehingga rata rata dalam 1 bulan 500 pendengar
Pada Tahun 2008 dengan peningkatan program siar dan mutu penyiaran serta pengoptimalan peranan alumni dan anggota komunitas dan kerja sama dengan lembaga lembaga yang mempunyai visi misi sama dengan perkumpulan dalam 1 hari rata rata estimasi pendengar 700 s/d 900 pendengar sehingga rata rata dalam 1 bulan 800 pendengar, dengan rata rata sms 500 /hari dan 70 penelpon. ( tabel dan grafik sms terlampir )
Pada Tahun 2009 dengan peningkatan program siar dan mutu penyiaran serta pengoptimalan peranan alumni dan anggota komunitas dan kerja sama dengan lembaga lembaga yang mempunyai visi misi sama dengan perkumpulan dalam 1 hari rata rata estimasi pendengar 900 s/d 1050 pendengar sehingga rata rata dalam 1 bulan 1000 pendengar, dengan rata rata sms 550 /hari dan 90 penelpon dan terutama pada program siar dialog agama dan interaktif. ( tabel dan grafik sms terlampir
Pada Tahun 2010 dengan peningkatan program siar dan mutu penyiaran serta pengoptimalan peranan alumni dan anggota komunitas dan kerja sama dengan lembaga lembaga yang mempunyai visi misi sama dengan perkumpulan dan dengan beberapa dinas kabupaten dalam 1 hari rata rata estimasi pendengar 1100 s/d 1300 pendengar sehingga rata rata dalam 1 bulan 1200 pendengar, dengan rata rata sms 550 /hari dan 90 penelpon dan terutama pada program siar dialog agama dan interaktif. ( tabel dan grafik sms terlampir)
Pada Tahun 2011 dengan peningkatan program siar dan mutu penyiaran serta pengoptimalan peranan alumni dan anggota komunitas dan kerja sama dengan lembaga lembaga yang mempunyai visi misi sama dengan perkumpulan dan dengan beberapa dinas kabupaten dalam 1 hari rata rata estimasi pendengar 1400 s/d 1600 pendengar sehingga rata rata dalam 1 bulan 1500 pendengar, dengan rata rata sms 550 /hari dan 90 penelpon dan terutama pada program siar dialog agama dan interaktif. ( tabel dan grafik sms terlampir)
- Penggolongan dan Presentasi mata Acara Siaran
FORMAT SIAR
Komposisi Siaran :
Informasi 30 %
Musik 20 %
Iklan layanan Mayarakat 5 %
Pendidikan 45 %
Karakter Musik :
Barat 10%
Pop Indo lama 10%
Pop Indo terbaru 20%
Campursari 10%
Dangdut 25%
Islami 25%
c). Format siaran Radio MADU MENOS FM
PROGRAM ACARA RADIO MADU MENOS FM CAMPURDARAT
TULUNGAGUNG JAWA TIMUR Freq 107.70 Mhz
HARIAN
Jam Siar Nama Program Sasaran
05.00–06.00 MUTIARA HIKMAH Seluruh kalangan ( alumni, santri ,masyarakat Tulungagung dan sekitarnya dgn kajian Kitab Kuning )
06.00 -07.00 Informasi Dewasa, dan masyarakat umum, alumni
07.00–08.00 Jendela Keluarga/
Tembang Kenangan DEWASA, lagu indonesia kenangan tahun 60- 80an, sebagai penyemangat pagi hari, Info Seputar Tulungagung
08.00–10.00 Halo Bumi Tulungagung Guyub rukun DEWASA, lagu Indonesia dan barat hits, sebagai penyemangat pagi hari, khusus berita teraktual dan fresh serta seputar kabupaten T.agung
10.00-11.30 Godam ( goyang dangdut) UMUM, dengan sajian lagu-lagu dangdut baru dan hits, info ringan/Gaya hidup sehat
11.30-12.00 Penyejuk Imani UMUM, dengan sajian kajian Kitab kuning KH.Ahmad Badjuri
12.00–14.00 Jawi Rinonce UMUM, klenengan gayeng sajian gending tayub yang hits untuk semua masyarakat di perkotaan dan pedesaan
14.00-16.00 DASI
(Dangdut Siang ) DEWASA, lagu Indonesia dan dut koplo, sebagai penyemangat sore hari, khusus berita informasi mengenai elektronik dan lainnya serta info komunitas
16.00–17.30 Penyejuk Imani) UMUM, kajian kitab kuning oleh ustadz dan KH.Ahmad Badjuri
17.30-18.00 Suasana padang pasir MUDA dan DEWASA, baik perempuan dan laki-laki dengan sajian Musik padang pasir, nasid,kosidah
18.00-20.00 Penyejuk imani Umum , kajian dan dialog agama, serta diskusi agama di pandu oleh alumni alumni pondok pesantren
20.00-21.00 Musik pop MUDA dan DEWASA, baik perempuan dan laki-laki dengan sajian music pop terbaru dan informasi seputaran komunitas
21.00-24.00 Jawi Rinonce UMUM, Gending campursari, keroncong unutk semua masyarakat di perkotaan dan pedesaan dan info lifestyle
24.00-01.00 Penyejuk imani UMUM, Kajian kitab kuning oleh ustadz dan KH.Ahmad Badjuri
MINGGUAN
Jam Siar Nama Program Sasaran
Minggu
07.00-09.00 Dunia anak anak ANAK-ANAK & IBU, dgn sajian menyanyi, mendongeng live TK atau RA di Kab.Tulungagung
Minggu
08.00-10.00 Tamasya
(Tembang Manis Malaysia) UMUM, lagu-lagu Malaysia yang hits untuk semua masyarakat di perkotaan dan pedesaan
Rabu
20.00-22.00 Mocopat UMUM, Tembang Jawa live dari Perkumpulan Mocopat di Tulungagung
RABU
22.00–4.00 Wayang Kulit UMUM, untuk semua masyarakat di perkotaan dan pedesaan baik siaran langsung maupun tunda dgn dalang-dalang kondang
Kamis
20.00-22.00 Konsultasi AGAMA UMUM, dialog mengenai Metafisika dgn narasumber Drs.Hariyadi diselingi dgn lagu-lagu islami
Jum’at
24.00-Selesai Kajian Rutin sampai pagi
Kitab DALAIL KHOIROT Umum, menganai kajian dalail khoirot langsung KH. Ahmad Badjuri
Minggu
20.00-22.00 Pentas Soneta UMUM, khusus album sonata untuk semua masyarakat di perkotaan dan pedesaan
Semua format siaran di dalam nya ada isi informasi dan dialog sesuai dengan komunitas dan isu yang berlangsung
Radio Madu menos Fm dalam membawakan siaran mengambil materi dari beberapa referensi baik dari Koran, informasi komunitas, pengumuman pondok pesantren, Internet dan media lainya yang bias di gunakan sebagai bahan siar yang bias di butuhkan oleh komunitasnya. Sebagai Media Siar untuk Dakwah Radio Madu,sebagai Sasaran adalah All Segmen ( Kalangan Bawah, menengah dan atas ) serta para santriwan santriwati baik dilingkungan pondok maupun disekitar Pondok Pesantren, dan umumnya masyarakat, para alumni dan acaranya terfokus pada Pengajian Kitab- Kitab Kuning dan dialog Interaktif ( mengenai agama, hukum, kesehatan, Pendidikan Agama dan Umum Serta Kajian-Kajian dll) serta Hiburan dan Informasi-informasi yang bersumber dari beberapa sumber ( Internet, TV, Koran, Majalah atau hasil tim Lapangan ).
E. Daya saing (keunggulan dan perbedaan terhadap pesaing).
Radio Madu Menos Fm yang terletak di kabupaten Tulungagung dan memang terdapat berates ratus stasiun Radio , namun dengan mengoptimalkan peran serta anggota komuitas baik dari Alumni pondok, Santri, masyarakat berusaha membuat program siar yang bermutu sesuai dengan komunitasnya.
Radio MADU FM didirikan di bawah payung LEMBAGA PENYIARAN DAN PEMBERDAYAAN KOMUNITAS MA’DINUL’ULUM ( RADIO MADUFM ) bertujuan menyiarkan dinamika masyarakat sekaligus menghibur dalam koridor kecerdasan dan keagamaan dengan penuh kepedulian. Motto yang diusung “smart, care, religious”. Di tengah gencarnya informasi yang disajikan oleh berbagai pengelosa jasa informasi elektronik kepada khalayak yang cenderung bebas, maka MADU FM hadir memberikan alternatif informasi dan hiburan dengan nuansa keagamaan. Ketika kehidupan semakin mengarah pada globalisasi yang tak terbantahkan, MADU FM tidak tinggal diam hanya menonton dinamika yang berjalan. Di sinilah MADU FM memposisikan diri sebagai media alternatif bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Tulungagung
RADIO MADU FM Campurdarat hadir dengan brand image : GAUL TAPI SYAR'I MENYODORKAN INOVASI BARU DARI FORMAT ACARA .BERBICARA DENGAN 'BAHASA ' DAN GAYA YANG KHAS ,TANPA MENGESAMPINGKAN PENYAJIAN BERITA YANG RELEVAN DAN OBYEKTIF.SERTA MEMBERIKAN NUANSA BERBEDA DARI STATION RADIO LAIN YANG PERNAH ADA DI KOTA TULUNGAGUNG
Kelahiran MADU FM bersamaan dengan kegelisahan masyarakat, khususnya warga pedesaan, akan adanya hiburan radio yang berbeda dengan yang berkembang selama ini. Sebab dunia pop yang mewarnai radio-radio milik pemerintah maupun swasta pasca reformasi justru terasa ada yang kurang di hati masyarakat. Hiburan-hiburan yang semata duniawi ternyata tidak memberikan kepuasan batin masyarakat. Maka ketika masyarakat merasa kurang, MADU FM hadir untuk memberikan kesempurnaan atas keinginan mereka dengan slogan utama demi mencerdaskan masyarakat dengan sentuhan ukhrowi.
ALHAMDULILAH MADUFM PADA TANGGAL 31 Desember 2008 sudah melakukan EVALUASI DENGAR PENDAPAT DENGAN KPID,BALMON, DISHUB
Sasaran dari Radio Madu All Segmen ( Kalangan Bawah, menengah dan atas ) dan acaranya terfokus pada Pengajian Kitab- Kitab Kuning dan dialog Interaktif ( mengenai agama, hukum, kesehatan, Pendidikan Agama dan Umum Kajian-Kajian dll.)dan hiburan serta kebudayaan daerah , Radio Madu FM mempunyai satu misi Dakwah serta menjalin Ukhuwah Islamiyah dan Tukar Informasi Pesantren..Madu Juga Mempunyai Jaringan Radio Di Pantai Prigi 96.20 MHz, Di Trenggalek 107.00 MHz Di Kediri 100.40 MHz , Di Tanggungggunung Freq 107.9 MHz dan di besore di freq 107.8 MHz, DI Srengat Blitar di freq 107.70 Mhz[/align] |